Rabu, 21 Maret 2012

Program Aritmatika Sederhana

partner : maulithaghaisani.blogspot.com
maulitha ghaisani 54410281

LISTING PROGRAM 

import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
import javax.swing.*;

class kalkulatortampil extends JFrame implements WindowListener, ActionListener
{
JLabel label1=new JLabel("Nilai 1 :");
JTextField nilai1=new JTextField();
JLabel label2=new JLabel("Nilai 2 :");
JTextField nilai2=new JTextField();
JLabel label3=new JLabel("Nilai 3 :");
JTextField nilai3=new JTextField();
JLabel label4=new JLabel("Nilai 4 :");
JTextField nilai4=new JTextField();
JLabel label5=new JLabel("Nilai 5 :");
JTextField nilai5=new JTextField();
JButton plus=new JButton("+");
JButton min=new JButton("-");
JButton kali=new JButton("*");
JButton bagi=new JButton("/");
JButton rata=new JButton("Rata - Rata");
JLabel labelhasil=new JLabel("Hasil = ");
JLabel hasil=new JLabel();
JPanel panel= new JPanel();
kalkulatortampil ()
{
setTitle ("Kalkulator");
setSize(600,300);
panel.setLayout(null);
label1.setBounds(10,10,100,20);
nilai1.setBounds(100,10,100,20);
label2.setBounds(10,50,100,20);
nilai2.setBounds(100,50,100,20);
label3.setBounds(230,10,100,20);
nilai3.setBounds(290,10,100,20);
label4.setBounds(230,50,100,20);
nilai4.setBounds(290,50,100,20);
label5.setBounds(420,10,100,20);
nilai5.setBounds(480,10,100,20);
plus.setBounds(40,90,50,20);
min.setBounds(110,90,50,20);
kali.setBounds(180,90,50,20);
bagi.setBounds(250,90,50,20);
rata.setBounds(320,90,100,20);
labelhasil.setBounds(420,50,100,20);
labelhasil.setForeground(Color.blue);
hasil.setBounds(480,50,100,20);
plus.addActionListener(this);
min.addActionListener(this);
kali.addActionListener(this);
bagi.addActionListener(this);
rata.addActionListener(this);
panel.add(label1);
panel.add(nilai1);
panel.add(label2);
panel.add(nilai2);
panel.add(label3);
panel.add(nilai3);
panel.add(label4);
panel.add(nilai4);
panel.add(label5);
panel.add(nilai5);
panel.add(plus);
panel.add(min);
panel.add(kali);
panel.add(bagi);
panel.add(rata);
panel.add(labelhasil);
panel.add(hasil);
getContentPane().add(panel);
}
public void actionPerformed(ActionEvent e)
{
double a, b, c, d, f, hasil1 ;
if (e.getSource() ==plus){
a = Double.parseDouble(nilai1.getText());
b = Double.parseDouble(nilai2.getText());
c = Double.parseDouble(nilai3.getText());
d = Double.parseDouble(nilai4.getText());
f = Double.parseDouble(nilai5.getText());
hasil1 = a + b + c + d + f;
hasil.setText(""+hasil1);
}
else if (e.getSource() ==min){
a = Double.parseDouble(nilai1.getText());
b = Double.parseDouble(nilai2.getText());
c = Double.parseDouble(nilai3.getText());
d = Double.parseDouble(nilai4.getText());
f = Double.parseDouble(nilai5.getText());
hasil1 = a - b - c - d - f;
hasil.setText(""+hasil1);
}
else if (e.getSource() ==kali){
a = Double.parseDouble(nilai1.getText());
b = Double.parseDouble(nilai2.getText());
c = Double.parseDouble(nilai3.getText());
d = Double.parseDouble(nilai4.getText());
f = Double.parseDouble(nilai5.getText());
hasil1 = a * b * c * d * f;
hasil.setText(""+hasil1);
}
else if (e.getSource() ==bagi){
a = Double.parseDouble(nilai1.getText());
b = Double.parseDouble(nilai2.getText());
c = Double.parseDouble(nilai3.getText());
d = Double.parseDouble(nilai4.getText());
f = Double.parseDouble(nilai5.getText());
hasil1 = a / b / c / d / f;
hasil.setText(""+hasil1);
}
else if (e.getSource() ==rata){
a = Double.parseDouble(nilai1.getText());
b = Double.parseDouble(nilai2.getText());
c = Double.parseDouble(nilai3.getText());
d = Double.parseDouble(nilai4.getText());
f = Double.parseDouble(nilai5.getText());
hasil1 = (a + b + c + d + f)/5;
hasil.setText(""+hasil1);
}
}
public static void main(String[] args)
{
kalkulatortampil sederhana =new kalkulatortampil();
sederhana.show();
}

public void windowClosing(WindowEvent e) {
                                dispose();
                                System.exit(1);
                }

public void windowOpened(WindowEvent e) {}
                public void windowActivated(WindowEvent e) {}
                public void windowIconified(WindowEvent e) {}
                public void windowDeiconified(WindowEvent e) {}
                public void windowDeactivated(WindowEvent e) {}
                public void windowClosed(WindowEvent e) {
        dispose();
                                System.exit(0);
        }
}


OUTPUT PROGRAM 





LOGIKA PROGRAM

GUI (Graphical User Interface), memungkinkan user untuk berinteraksi dengan komputer secara lebih baik. Pengguna berinteraksi dengan berbagai elemen grafis,diantaranya: button, dialog box, menu,dsb. Selain untuk pemrograman yang berbasis konsol, java juga mendukung pemrograman berbasiskan GUI (Graphical User Interface), Salah satunya menggunakan AWT (AbstractWindow Toolkit), AWT merupakan cara untuk membuat pemrograman windows pada java,komponen komponen AWT terdapat dalam paket java.awt. Selain itu dapat juga menggunakan swing untuk pemrograman berbasis window, Swing merupakan cara lain selain
AWT untuk mengimplementasikan pemrograman window. Swing dikemas dalam paket bernama
javax.swing.
Berikut ini adalah contoh program sederhana menggunakan AWT:
import java.awt.*;
public class kalkulatortampil seperti output di atas.
Label adalah class pada java yang digunakan untuk menampilkan sebuah text pada window.
Swing merupakan salah satu cara untuk mengimplementasikan pemrograman window pada java,
beda swing dengan awt adalah bentuk komponen-komponen dari kelas swing sama bentuknya pada semua platform / sistem operasi.
Contoh Swing :
import javax.swing.*;
WindowsListener
Bereaksi atas perubahaan pada window, misalnya diperbesar, diperkecil, digeser atau ditutup MouseMotionListener Bereaksi atas pergerakan mouse, misalnya bila melewati area komponen tertentu. Listeners terdaftar pada java.awt.event.* Setelah komponen dideklarasikan, maka listener dapat ditambahkan pada komponen tersebut, misalnya pada Button:
JButton min=new JButton("-");
Listener harus ditembahkan lebih dahulu ke dalam komponen, sebelum komponen tersebut diletakkan pada Frame/ Content Pane.
Kemudian dispose() Gunakan metode ini untuk menutup atau melepaskan sumber daya unmanaged seperti file dan menangani dimiliki oleh sebuah instance dari kelas yang mengimplementasikan interface ini. Dengan konvensi, metode ini digunakan untuk semua tugas yang terkait dengan membebaskan sumber daya yang dimiliki oleh suatu objek, atau mempersiapkan suatu objek untuk digunakan kembali.




Senin, 05 Maret 2012

SEJARAH DAN KONSEP TWITTER


SEJARAH TWITTER

Twitter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc., yang menawarkan jejaring sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut kicaua (tweets). Kicauan adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna. Kicauan bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat kicauan penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut (follow).
Semua pengguna dapat mengirim dan menerima kicauan melalui situs Twitter, aplikasi eksternal yang kompatibel (telepon seluler), atau dengan pesan singkat (SMS) yang tersedia di negara-negara tertentu. Situs ini berbasis di San Bruno, California dekat San Francisco, di mana situs ini pertama kali dibuat. Twitter juga memiliki server dan kantor di San Antonio, Texas dan Boston, Massachusetts. Sejak dibentuk pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey, Twitter telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia dan saat ini memiliki lebih dari 100 juta pengguna. Hal ini kadang-kadang digambarkan sebagai "SMS dari internet".. Twitter adalah jejaring social dan microblogging dimana kita sebagai pengguna dapat memberikan informasi update (perbaruan) informasi tentang diri kita, bisnis dam lain sebagainnya.
Di Amerika, twitter sangatlah populer bahkan hampir bias disamakan kepopulerannya dengan Facebook. Salah satu hal yang menyebabkan mengapa Twitter begitu populer adalah karena kesederhanaannya serta mampu menjawab tantangan sebuah media social untuk saling berkomunikasi secara lebih simple  antar pengguna.

KONSEP TWITTER 

Ide dari pembuatan twitter ini cukup sederhana. mengkombinasikan SMS dengan situs jejaring sosial. Inspirasi dasar Twitter muncul dari SMS group messaging service TXTMob.
Awalnya layanan ini diberi nama “twttr”, terinspirasi dari nama situs sharing foto Flickr. Dan layanan ini awalnya juga hanya terbatas digunakan dalam internal perusahaan Odeo saja.
Juli 2006 layanan ini mulai diluncurkan untuk public dengan nama “Twitter”. Nama layanan situs tersebut diperkuat dengan logo burung dan arti nama “Twitter” sendiri yang artinya ; kicau burung.  Saat peluncuran pertama kali Twitter sudah memiliki brand, nama serta identitas yang jelas, padahal pendirinya belum tahu akan seperti apa model bisnis layanan ini

Oktober 2006, Jack Dorsey menggandeng Biz Stone, Evan Williams membentuk Obvious Corp untuk membeli asset Odeo serta Twitter. Selanjutnya Odeo dan Twitter menjadi perusahaan yang terpisah. Untuk sumber dana dari Twitter sendiri didukung oleh perusahaan modal ventura (yang umum sering mendanai perusahaan start up yang potensial) seperti ; Benchmark Capital, Institusional Venture Partners, Union Square Ventures. Proses pendanaan Twitter ini menjunjukkan bahwa dalam bisnis teknologi internet seringkali suatu model bisnis awal memerlukan “suntikan dana” yang kuat. Karena belum tahu kapan model bisnis ini akan mulai menghasilkan. Sehingga perencanaan keuangan yang kuat mutlak diperlukan agar bisa survive dan menghasilkan cashflow positif.

Twitter terus berkembang menjadi situs micro-blogging dan menjadi media alternatif yang menarik ditengah hiruk pikuknya situs-situs jejaring sosial, dijaman Internet Web 2.0. Twitter tahun 2009 menambahkan kolom pencari (search bar), popular topics yang kemudian menjadi trending topics. Inovasi ini telah menempatkan Twitter menjadi salah satu mesin pencari (search engine) yang khas dan unik. Mencari sesuatu berdasarkan topik-topik yang menjadi tema tweet para “Tweeps”. Suatu bentuk pencarian yang real-time dan lebih human mind-oriented. Twitter juga menambahkan fitur “Twitter List” yang memungkinkan kita mengikuti dan membalas daftar authors, bukan hanya sekadar mem-follow author individu.
Inovasi-inovasi Twitter tersebut berbuah manis, pada awal tahun 2010, Google dan Microsoft  membayar puluhan  juta dollar untuk memasukkan hasil pencarian Twitter kedalam hasil pencarian search engine Google dan Bing (milik Microsoft)
  • Teknologi yang Digunakan 
    Twitter adalah layanan micro blog yang hanya memuat 140 karakter. Awalnya Twitter diremehkan karena hanya mampu memuat pesan pendek. Namun ternyata kekuatan Twitter justru terletak pada formatnya yang sangat ringkas. Twitter juga terkenal dengan layanan retweetnya yang mampu membuat pesan berantai sehingga bisa menjangkau khalayak luas. Twitter terbukti efektis sebagai media informasi komersial maupun non komersial. 

    Kelebihan menggunakan twitter


    • Twitter sangat membantu, menghemat waktu dan uang karena saya tak perlu menulis surat atau   membuat pengumuman untuk menyampaikan sesuatu.

    • Mengusahakan untuk selalu membalas tweet yang ditujukan pada Anda adalah langkah yang baik di dunia per-Twitteran. Menggunakan layanan DM dibanding dengan melakukan reply malah akan lebih baik lagi karena terasa lebih personal.
    •  
    •  Dapat mengubah gambar background twitter kita, sehingga bisa lebih menarik dan tidak monoton.
    • Menjangkau lebih luas tidak hanya antar teman saja


    Kekurangan menggunakan twitter
    • karekter yang digunakan sangat sedikit (pada kolom tweet) dibatasi hanya 180 karakter,, jauh sangat sedikit dibanding facebook yang mampu menampung 500 karakter.
    • Penggunaan twitter terbilang lebih rumit dan ribet dibanding facebook. Kita harus menguasai beberapa simbol dalam twitter seperti @, RT, #, dan masih banyak simbol yang lainnya.
    • dalam twitter harus pandai menyingkat kata karena karakter yang disediakan sangat sedikit.
    • foto profil sangat kecil dan tidak bisa membuat album foto layaknya dalam facebook.
    • dalam twitter tidak tersedia fitur chatting seperti di facebook sehingga tidak tahu siapa saja waktu itu yang sedang online.




sumber : http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/websites/2163277-kekurangan-dan-kelebihan-twitter/#ixzz1oucr6DtM
http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter

Senin, 02 Januari 2012

RAHASIA PRESENTASI STEVE JOBS

Bagaimana Tampil Luar Biasa Hebat di Depan Setiap Audiens

Steve Jobs adalah komunikator yang paling memukau di panggung  dunia. Tidak ada lawan tandingannya. Presentasi yang dibawakan jobs bagaikan aliran dopamine yang membanjiri benak para audiens. Sejumlah orang melakukan usaha yang keras untuk menghadirinya, bahkan hingga rela antri dari semalam dalam udara yang membeku agar memperoleh tempat duduk terbaik di salah satu pidatonya. Ketika mereka tidak memperoleh pidato ini, mereka bertingkah bagaikan orang kecanduan.

Yang patut kita pelajari adalah bahwa Jobs adalah seorang penjual yang mempunyai daya tarik tinggi yang menjual ide-idenya dengan bakat yang akan mengubah para prospek menjadi pelanggan dan pelanggan menjadi pemuja. Ia mempunyai karisma, yang didefinisikan oleh Max Wever, seorang sosiolog Jerman, sebagai “kualitas tertentu dari kepribadian seseorang, yang secara alami membedakannya dari orang biasa dan diperlakukan sebagai kekuatan atau kualitas supernatural, adikodratim atau luar biasa. Jobs telah menjadi manusia super bagi para penggemarnya yang paling loyal.

Steve Jobs membangun reputasi di dunia digital, tetapi ia menciptakanbanyak kisah dengan pena dan kertas. Jobs mengubah banyak hal dalam gaya presentasinya selama tiga puluh tahun terakhir. Termasuk pakaian, slide, dan gayanya. Selama itu, ada satu hal yang tetap konsisten-kecintaannya pada drama. Yang paling penting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi kita. Kata hati dan intuisi kita sudah tahu kita ingin jadi apa… stay hungry, stay foolish (jangan cepat puas, teruslah belajar)

Jobs mengakhiri pidatonya dengan kepala beritanya, tema kunci dan nasihatnya-stay hungry, stay foolish.  Jobs mengulang tema kuncinnya beberapa kali dalam suatu presentasi. Dalam kasus ini, ia mengilang “… stay hungry, stay foolish” tiga kali dalam paragraph penutup.

Pidato jobs mengungkapkan rahasia kesuksesannya sebagai pemimpin bisnis dan sebagai seorang komunikator: lakukan apa yang kita cintai, lihatlah kegagalan sebagai peluang, dan dedikasikan diri kita sendiri pada pengerjaan atas keunggulan yang penuh gairah. Apakah itu mendesain sebuah computer baru, meluncurkan peerangkat baru, menjalankan Apple, memimpin pixar, atau menyampaikan presentasi, Jobs yakin pada pekerjaan dalam hidupnya. Ini adalah pelajaran terakhir dan yang paling penting yang dapat di ajarkan Jobs. Kekuatan ungtuk percaya pada diri kita sendiri dan pada kisah kita. Jobs mengikuti kata hatinya sepanjang hidupnya. Ikuti kata hati kita sendiri untuk memukau audiens kita. Kita akan berada satu langkah lebih dekat untuk menguasai ketrampilan dalam menyampaikan presentasi yang hebat.






sumber : buku steve jobs